Johana Ongko, mahasiswi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Surabaya (FT Ubaya) menciptakan sebuah inovasi alat terapi otot organ gerak bawah (lower limb) yang cerdas bernama Functional Electrical Stimulation . Ide ini dilatarbelakangi oleh masalah kesehatan, seperti stroke dan spinal cord injury (SCI) yang seringkali meninggalkan dampak panjang bagi penderitanya. Salah satu dampak tersebut adalah atrofi atau pelemahan massa otot akibat kurangnya mobilitas.
Berbeda dengan alat terapi konvensional yang memberikan stimulasi secara statis, Johana menyematkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang dilatih menggunakan model reinforcement learning.
Baca selengkapnya di: https://www.ubaya.ac.id/2026/05/06/dukung-pemulihan-pasien-atrofi-mahasiswa-ubaya-integrasikan-ai-dengan-alat-terapi-otot/
